Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Indeks Berita

Pembina DPC PJID Nusantara Bireuen, diharapkan Sesama Jurnalis Tetap Menjaga Kekompakan

Kamis, 16 September 2021 | September 16, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-09-16T13:58:48Z


PJID Bireuen, setelah Prosesi Rapat perdana, Kamis,15/09

MitraInfo.com –Bireuen, Ketua Pembina Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Jurnalis Indonesia Demokrasi (DPC PJID ) Nusantara Kabupaten Bireuen, Drs H Suherman Amin mengharapkan seluruh wartawan yang tergabung dalam wadah organisasi PJID harus profesional, jujur dan berkualitas .


Selain itu ia mengharap sesama komonitas wartawan yang bertugas dalam wilayah Kabupaten Bireuen maupun luar daerah atau se Indonesia tetap mampu menjaga kekompakan dan marwah jurnalis dengan menjalin erat hubungan silaturrahmi demi kesatuan dan persatuan dengan menjaga etika dan marwah diri sendiri dan organisasi.


Harapan tersebut diungkapkan Drs H Suherman Amin, didampingi Wakil Ketua Pembina Iskandar Is,S.Pd,MH , Ketua DPC PJID Kab Bireuen , Nurdin Ismehram pada acara Deklarasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Juarnalis Indonesia Demokrasi Nusantara.

Acara Deklarasi berlangsung di Warung “Kuah Beulangeng” Lem Bakri Jalan Nasional Lintas Aceh, tepatnya depan Masjid Cot Keutapang Bireuen, Kamis 16 September 2021.


Sementara Wakil Ketua Pembina PJID,  Iskandar, S.Pd mengingatkan agar para jurnalis yang tergabung dalam PJID Nusantara harus merajut silaturrahmi antara wartawan yang tergabung dalam PJID beserta saling kenal dan hormat antara sesama keluarga.


Iskandar SPd yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen dari Fraksi Golkar, bagi pengurus dan Anggota PJID harus meyerahkan iuran bulanan untuk keperluan mendadak masalah social atau hal lain yang memang membutuhkan dana.


Sementara Ketua DPC PJID Nusantara Kabupaten Bireuen, Nurdin Ismehram dalam laporannya menyebut, Rakor PJID selain mendeklarasikan diri juga memaparkan bahwa PJID Nusantara Kabupaten Bireuen sudah resmi terbentuk dan Senin , 20 September 2021, maka hal ini segera mendaftarkan ke Kesbangpol Setdakab Bireuen, Ujar, Nurdin Ismehram.


"Disebutkan, dirinya akan tetap berkiprah bersama untuk saling menjaga agar tetap kompak dan menjalin dengan erat silaturrahmi sekaligus meningkatkan kualitas jurnalis dan selalu mengevaluasi kinerja seluruh wartawan yang tergabung di PJID Kabupaten Bireuen agar harapan Pembina yang juga harapan semua pihak agar PJID Bireuen mampu menjaga kekompakan dan marwah jurnalis.


Hadir dalam rapat, semua Pengurus PJID Kabupaten Bireuen yaitu Pembina Drs Suherman Amin, Pak Iskandar Is,S.Pd,MH, Ketua Nurdin Ismehram, Sekretaris Teuku Muhammad dan bendara Fachrurrazi.


Selain itu juga hadir Bidang – bidang yaitu Bidang Organisasi dan keanggotaan Azhari AR Juli, Hendra S, Bidang Hukum Ishak,SH, Bidang mediasi Abdi Safaren, Bidang kesejahteraan Juw Aini, Bidang Pendidikan dan Profesional Hamdani,S.Pd,M.Pd, Bidang Pelatihan dan Peningkatan SDM, Drs H Faizin,M.Pd, dan Marzuki, Bidang Budaya,Adat dan Pariwisata Heriwan,SE dan Bidang hubungan kerjasama antar Istansi dan lembaga, Mawardi.


Prosesi pelaksanaan rapat koordinasi interen itu sebelum ditutup dengan doa oleh Bapak Drs H Faizin,M.Pd bveliau menyebut, walaupun situasi daerah tengah situasi pandemi Covid-19 ini, kita sepatutnya bersyukur, karena masih diberi kesehatan.


Dijelaskan bahwa semua kita tahu tidak mudah menghasilkan jurnalis berkualitas, profesional dan dapat menyelesaikan kinerja secara tuntas. Namun, kita harus tetap mengedukasi dan berkontribusi ke masyarakat,tambah Pak Faizin yang juga dosen Perguruan Tinggi Al Muslim Peusangan Bireuen Aceh.


“ Saya harap seluruh Pengurus dan anggota DPC PJID Nusantara Kabupaten Bireuen tetap eksis dan bisa menjaga marwah wartawan, solid terutama persatuan dan kesatuan,” Pungkasnya seraya mengingatkan jika membuat suatu berita dalam melaksanakan tugas sebagai jurnalis, harus mampu dan mengumpulkan data informasi jelas sesuai UU Pokok Pers No 40 Tahun 1999 dengan tetap mengedepakan azas praduka tak bersalah.


Memang kata Faizin, produk jurnalistik tidak bisa ditindak dengan hukum pidana, namun dengan sejumlah catatan. “Persoalannya adalah bagaimana kita tetap bisa menyajikan berita kepada masyarakat secara proporsional dan berimbang,” jelasnya.(Red)

×
Berita Terbaru Update