Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Indeks Berita

Disdikbud Bireuen Target 60 Persen 2024,Terus Mengevaluasi kepala Sekolah

Sabtu, 30 Oktober 2021 | Oktober 30, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-11-01T09:44:43Z

 

Disdikbud Bireuen, Menggelar Penguatan Komite Belajaran Sekolah Penggerak Jenjang TK-SD/SMP,Sabtu,30/10


MitraInfo.com- Disdikbud Bireuen, Menggelar Penguatan Komite Belajaran Sekolah Penggerak Jenjang TK-SD/SMP, target 60 persen pada tahun 2024, pihak Disdikbud Bireuen akan terus mengevaluasi kepala sekolah," memberikan penilanyan dan menilai," acara berlangsung sukses di Aula Hotel Bireuen Jaya Kabupaten Bireuen, sabtu (30/10)2021.


Kegiatan tersebut Peserta terdiri dari pengawas 11 orang, Kepala sekolah 19,Guru sebagai anggota komite pembelajaran sekolah penggerak sebanyak 54 orang.


Komite pembelajaran bagi sekolah penggerak dibimbing dan dibina oleh pelatih ahli,sementara untuk pelatih ahli khusus sekolah penggerak di Kabupaten Bireuen berjumlah 6.orang.


Acara Penguatan Komite Pembelajaran Sekolah Pengerak yang di prakarsai oleh P4TK IPA Bandung ,dibuka langsung oleh Kadisdikbud Bireuen, M.Almuttaqin S.Pd.M.Pd didampingi Kabid GTK Surya S.Pd.M.Pd beserta para kasie.


Dalam sambutanya ,Kadisdikbud Bireuen, M.Almuttaqin.S.Pd.M.Pd menyampaikan,tujuan diadakannya penguatan komite pembelajaran, pertama untuk mensukseskan program sekolah penggerak upaya dalam rangka mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.


“Kedua memperkuat dan meningkatkan pemahaman bagi komite pembelajaran sekolah penggerak didalam memahami materi agar menyiapkan silabus kurikulum sekolah penggerak.


Ketiga,meningkatkan kualitas belajar siswa melalui kurikulum program baru( Merdeka Belajar),
Dimana guru-guru dan muridnya punya kebebasan dalam berinovasi dan bertindak dalam proses belajar. Dalam hal ini, guru sangat dianjurkan untuk tidak bersikap monoton dan masih menerapkan teacher center yang mana dalam kegiatan pembelajaran di kelas berpusat pada guru.


“Guru harus kembali mengasah kompetensinya, terutama dalam menerapkan kurikulum yang telah diberikan serta mewujudkan kompetensi dasar yang sudah dibuat sebelumnya. Bukan hanya meningkatkan skill guru dalam mengajar, tetapi dalam sistem pengajaran di kelas pun harus turut diberikan inovasi yang berbeda dari sebelumnya. Apabila sekarang guru masih menerapkan sistem belajar di dalam kelas, saat ini terapkan belajar di luar kelas. Selain mengubah nuansa belajar yang awalnya monoton dan kaku, kegiatan ini akan menambah wawasan siswa dalam berpikir kreatif dan kritis.


Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Bireuen, sangat mendukung penuh dan berkomitmen untuk mensukseskan program penggerak dengan menfasilitasi sarana dan prasarana pendukung sesuai dengan kemampuan keuangan daerah”tutur Kadisdikbud Bireuen”.


Untuk.pelatih ahli sebagai pemateri dalam kegiatan penguatan komite pembelajaran sekolah penggerak,mereka sebelumnya sudah dilatih oleh P4TK IPA Bandung.


Kadisdikbud Bireuen, M.Almuttaqin S.Pd.M.Pd melalui Kabid GTK Surya S.Pd.M.Pd kepada media ini minggu(31/10)2021, memiliki harapan, dengan adanya kegiatan penguatan komite pembelajaran bagi sekolah penggerak ini, tentu mampu meningkatkan pemahaman komite pembelajaran sekolah penggerak dalam melaksanakan tahapan-tahapan bagi program sekolah penggerak.


Selain dari pada itu, Kadisdik Bireuen, M.Almuttaqin S.Pd.M.Pd menyampaikan bahwa untuk dalam pencapaian meraih sekolah penggerak dengan target 60 persen pada tahun 2024, pihak Disdikbud Bireuen akan terus mengevaluasi kepala sekolah yang memenuhi syarat mendaftarkan diri sebagai sekolah penggerak, wajib ikut program sekolah penggerak, sedangkan bagi kepala sekolah yang tidak memenuhi syarat akan dievaluasi secara menyeluruh.
Agar target 60 persen tercapai pada tahun 2024.


Kemudian juga Kadisdikbud Bireuen, akan terus mereposisi sejumlah guru kepada sekolah penggerak, bagi sekolah yang mengalami kekurangan guru bidang studi dan guru kelas,akan dilakukan secara bertahap, supaya kegiatan pembelajaran disekolah lain tidak terganggu.


Kegiatan penguatan komite pembelajaran sekolah penggerak dihadiri,Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, M.Al.Muttaqun.S.Pd.M.Pd, Kabid GTK Surya S.Pd.M.Pd,seluruh kasie di Bidang GTK.Koordinator P4TK IPA Bandung,dan Pengawas.


Program Sekolah Penggerak sebagai model satuan pendidikan bermutu yang merupakan program.(**)

×
Berita Terbaru Update