Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Indeks Berita

Ditetapkan sebagai Tersangka, Pelaku Goyang TikTok Viral Minta Maaf

Kamis, 04 November 2021 | November 04, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-11-05T17:06:18Z

 

Aceh,Dua orang pembuat konten tiktok tidak sesuai norma syariat Islam,Kamis 04/11


MitraInfo.com--BANDA ACEH, Dua orang pembuat konten tiktok tidak sesuai norma syariat Islam yang sempat viral diamankan oleh Satpol PP/WH Banda Aceh. 


Kedua pelaku yang diamankan oleh Satpol PP dan WH Banda Aceh tersebut seorang pria berinisial A dan dan wanita berinisial MY. 


Keduanya juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Banda Aceh. Permohonan maaf tersebut disampaikan saat konferensi pers di Kantor Satpol PP dan WH Banda Aceh, Kamis (4/11/2021) sore.

Kasatpol PP dan WH Banda Aceh, Ardiansyah mengatakan bahwa sebenarnya ada tiga pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, untuk satu orang pelaku lainnya masih belum diamankan.


"Mereka diamankan karena membuat konten goyang di Tik Tok dan itu meresahkan warga Aceh," kata Ardi. 


Ardi mengatakan, kedua tersangka itu membuat konten yang tidak sesuai dengan norma syariat Islam itu di dua lokasi berbeda, yaitu di Taman Sari dan Pelabuhan Ulee Lheue.


"Mereka juga membuat kontennya di Aceh Besar. Tapi itu tidak masuk ruang lingkup kerja kita," ujarnya. 


Ardi mengatakan, pihaknya sebenarnya tidak melarang bagi masyarakat Aceh untuk bermain tiktok. Namun konten yang diberikan juga harus sesuai dengan norma-norma yang ada di Aceh. 


Menurutnya, apa yang dilakukan oleh kedua tersangka tersebut dapat menjadi pelajaran dan tidak terulangi kedepannya.


"Kita tidak main-main dengan syariat islam. Kalau terulang lagi tentu kita akan menindak tegas.  Ini terus kita lakukan pemantauan dan pembinaan secara melekat," pungkasnya.


Sementara itu salah seorang tersangka berinisial A saat konfirmasi itu mengaku menyesal telah membuat konten yang tidak senonoh itu.  


Untuk saat ini, ia mengaku sudah tiga bulan terakhir membuat konten tiktok seperti itu. Namun saat ini ia telah menghapus akun tiktoknya dan berjanji tak akan mengulangi lagi. 


"Kepada seluruh warga kota Banda Aceh saya meminta maaf karena konten kami di media sosial," kata A. 


Hal serupa juga dikatakan oleh MY, ia mengaku membuat konten seperti itu hanya untuk hiburan saja. Tak ada maksud lain. Atas unggahan kontennya tersebut, ia juga meminta maaf telah menodai pelaksanaan Syariat Islam di Aceh.


"Kami berjanji tidak akan mengulangi lagi dan tidak akan membuat konten serupa. Kami meminta maaf sebesar-besarnya," pungkasnya, Sumber Aceh Opini.(**)

×
Berita Terbaru Update